BERITA - perawatgaul-unik.blogspot.com -
Aksi pembajakan kembali terjadi. Kali ini yang melakukannya adalah operator seluler di Malaysia, Maxis. Tidak main-main, akibat pembajakan ini label yang memiliki hak atas lagu Afgan ini, Wanna Be Music Production mengaku kerugian Rp 30 miliar.Hal tersebut diungkapkan kuasa hukum label Afgan, Wanna Be Music Production, Handra Deddy Hasan dalam jumpa persnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Radio Dalam,
dipopulerkan953 hari 19 jam yang lalu |
Oleh :
perawatgaul
Kuliah di negeri orang nampaknya membuat Afgan tak memiliki teman curhat. Afgan mengatakan jika di Malaysia, teman-temannya sebagian besar berasal dari Afrika, Eropa dan Timur Tengah."
Afgan mengaku sudah ditawari untuk melakukan rekaman di Malaysia. Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk berkarya di Malaysia. Tapi ada satu hal yang harus dilakukannya sebelum berkarya. Apa itu?
Jakarta - Afgan terpaksa tinggal sendiri di Malaysia selama kuliah. Untuk menemani di kala sepi, pelantun Sadis itu memelihara anjing.
\"Kebetulan kalau cuci baju ada laundry. Mengurus segala macam, seperti tagihan segala macam karena selama ini kan ya
Demi kuliah dan kariernya, Afgan harus rela bolak-balik Indonesia-Malaysia. Seakan telah menjadi kegiatan rutinnya, ia pun sudah menghitung berapa banyak dirinya mondar-mandir antara dua negara.